Cara Memegang Raket Padel
Cara Memegang Raket Padel yang Benar untuk Pemula
Kalau baru mulai main padel, cara memegang raket padel mungkin terlihat sepele, padahal posisi tangan bisa bikin pukulan terasa jauh lebih nyaman atau malah bikin bola ke mana-mana. Yuk, benahi dari hal paling basic sebelum mengejar smash keren!
Kabar baiknya, kamu nggak perlu langsung menguasai banyak teknik grip. Pemula justru lebih enak membangun satu pegangan yang stabil terlebih dahulu, lalu menggunakannya sambil belajar membaca arah bola, mengatur posisi tubuh, dan memahami ritme permainan.
Baca juga: Mengenal Perbandingan Raket Padel dan Tennis yang Jauh Berbeda
Cara Memegang Raket Padel dengan Metode Continental Grip
Continental grip menjadi pegangan dasar yang cocok untuk pemula karena posisinya netral dan fleksibel. Bayangkan kamu sedang berjabat tangan atau memegang palu, dengan bentuk V antara ibu jari dan telunjuk mengarah ke bagian atas handle.
1. Posisi Tangan Seperti Berjabat Tangan

Pegang raket di depan tubuh, lalu genggam handle seperti sedang berjabat tangan. Hindari meremas grip terlalu kuat karena tujuan awalnya adalah menemukan posisi tangan yang stabil, rileks, dan mudah kamu pertahankan saat bermain.
2. Perhatikan Bentuk V pada Ibu Jari dan Telunjuk

Perhatikan bentuk V antara ibu jari dan telunjuk setelah menggenggam handle. Pastikan posisinya tetap netral agar sudut kepala raket lebih mudah dikontrol dan tidak berubah ketika kamu melakukan pukulan.
3. Jangan Membuat Genggaman Terlalu Kuat

Hindari menggenggam raket terlalu kuat karena bisa membuat pergelangan kaku dan respons tangan melambat. Gunakan tekanan secukupnya agar raket tetap aman, tetapi tangan tetap rileks saat menerima bola.
Atur Posisi Jari agar Raket Lebih Mudah Dikendalikan
Posisi jari turut menentukan kontrol raket. Biarkan telunjuk sedikit lebih rileks, sementara tiga jari lainnya menggenggam handle dengan nyaman. Ibu jari cukup memberikan dukungan tanpa menekan terlalu kuat agar tangan tetap fleksibel.
1. Letakkan Telunjuk Sedikit Lebih Rileks
Posisikan telunjuk sedikit terpisah dari jari lainnya agar kamu lebih mudah merasakan arah kepala raket. Jangan membuatnya lurus atau kaku karena kondisi tersebut justru bisa membuat tangan cepat tegang saat bermain.
2. Pastikan Ibu Jari Memberikan Dukungan
Letakkan ibu jari mengikuti bentuk handle secara natural untuk menjaga raket tetap stabil. Jika terasa cepat lelah setelah beberapa pukulan, kurangi tekanan genggaman dan biarkan jari lainnya ikut menopang raket.
3. Beri Ruang untuk Pergelangan Tangan Bergerak
Jangan mengunci pergelangan dalam posisi kaku karena fleksibilitas tetap dibutuhkan saat bermain. Pegangan yang rileks membantu kamu menyesuaikan sudut kepala raket ketika melakukan volley, lob, drive, maupun pukulan overhead.
Cara Memegang Raket Padel sesuai Situasi Permainan
Setelah memahami dasar cara memegang raket padel, kamu perlu tahu bahwa posisi pegangan bukan satu-satunya faktor penentu kualitas pukulan. Stance, jarak dengan bola, posisi raket, dan timing juga memainkan peran besar.
Continental grip sangat membantu ketika kamu harus merespons cepat, terutama di area net. Kamu bisa menghadapi forehand dan backhand volley tanpa melakukan perubahan grip besar, sehingga waktu persiapan terasa lebih singkat.
1. Saat Melakukan Volley

Ketika berada dekat net, prioritaskan kontrol dibandingkan ayunan besar. Pegang raket dengan stabil, posisikan kepala raket di depan tubuh, lalu lakukan gerakan pendek untuk mengarahkan bola ke area yang kamu inginkan.
Pegangan continental cocok untuk situasi tersebut karena orientasinya relatif netral. Kamu dapat merespons bola dari sisi kanan maupun kiri tanpa sibuk mengubah posisi tangan terlebih dahulu ketika rally berlangsung cepat.
2. Saat Melakukan Servis

Serve padel memiliki karakter berbeda dari tenis karena dilakukan secara underhand. Karena itu, kamu membutuhkan kontrol terhadap arah dan tinggi bola, bukan sekadar mengejar kecepatan seperti melakukan servis tenis.
Gunakan pegangan yang tetap nyaman dan stabil selama gerakan serve. Fokuskan perhatian pada kontak bola, arah badan, serta target servis. Dengan begitu, latihan teknik menjadi lebih konsisten dan tidak hanya mengandalkan kekuatan tangan.
3. Saat Menghadapi Bola dari Kaca

Permainan padel memiliki elemen unik berupa dinding kaca yang dapat digunakan setelah pantulan. Kondisi ini membuat timing dan posisi raket menjadi sangat penting ketika bola kembali menuju tubuh setelah menyentuh dinding.
Jangan buru-buru mengayunkan raket saat bola masih bergerak. Beri waktu untuk membaca pantulan, atur posisi kaki, kemudian siapkan kepala raket. Pegangan yang stabil membantu kamu menghadapi situasi tersebut dengan lebih tenang.
Cara Melatih Pegangan agar Terasa Natural
Agar cara memegang raket padel terasa otomatis, biasakan tangan mengulang posisi grip melalui latihan ringan sebelum bermain. Mulai dengan mengecek posisi tangan, tekanan genggaman, lalu lakukan beberapa gerakan tanpa bola agar tubuh terbiasa.
1. Latihan Shadow Swing
Lakukan gerakan forehand dan backhand tanpa bola dengan tempo santai. Pertahankan posisi grip sambil memperhatikan kepala raket tetap terkontrol. Latihan ini membantu tangan mengenali posisi pegangan sekaligus melatih koordinasi tubuh dan gerakan raket.
2. Latihan Pukulan Volley Berpasangan
Minta partner mengirim bola perlahan dari jarak dekat, lalu kembalikan menggunakan gerakan pendek. Mulai dari forehand volley dan lanjutkan backhand volley agar tangan terbiasa mempertahankan grip saat bola datang dari berbagai arah.
3. Latihan Cek Grip Sebelum Rally
Sebelum rally, luangkan waktu untuk mengecek tekanan genggaman, posisi V antara ibu jari dan telunjuk, serta posisi kepala raket. Kebiasaan ini membantu menjaga grip tetap konsisten ketika tempo permainan mulai meningkat.
Pilih Raket dan Grip yang Mendukung Kenyamananmu
Teknik cara memegang raket padel akan lebih nyaman jika ukuran handle, bobot raket, dan ketebalan grip sesuai dengan tanganmu. Overgrip yang terlalu tebal atau licin bisa membuatmu menggenggam lebih kuat dan mengurangi kontrol.
Overgrip memang bisa menyesuaikan ukuran dan rasa handle, tetapi terlalu banyak lapisan membuat pegangan terlalu besar. Pastikan jari tetap nyaman membungkus handle agar kontrol, fleksibilitas, dan kenyamanan tetap terjaga.
Raket padel memiliki tali pengaman pada handle yang wajib digunakan sesuai aturan FIP. Pastikan tali terpasang nyaman di pergelangan sebelum bermain agar raket tetap aman dan risiko terlepas saat melakukan pukulan bisa diminimalkan.
Baca juga: Rekomendasi Tipe Raket Padel untuk Pemain Level Intermediate
Sudah Tahu Cara Pegang Raket Padel yang Benar? Saatnya Dipraktikkan
Sekarang kamu sudah tahu bahwa cara memegang raket padel bukan sekadar menggenggam handle lalu memukul bola. Posisi tangan, tekanan genggaman, fleksibilitas pergelangan, dan kontrol kepala raket semuanya saling berkaitan.
Saatnya membawa pengetahuan tersebut ke lapangan. Pilih raket padel yang sesuai level permainan dan nyaman di tangan, lalu mulai latihan secara konsisten. Cek koleksi raket padel di Mrs Porter dan temukan perlengkapan yang siap menemani perkembangan permainanmu.